El mengernyit dalam tidurnya. Tangannya menghempaskan tangan seseorang yang telah mengganggu tidurnya itu. Hari minggu dia manfaatkan untuk tidur lebih lama, tapi sekarang sudah ada yang membangunkan saja. "Sayang bangun, ada tamu di bawah." ucap Monik tetap membangunkan El. "Duh bun, usir aja masih pagi gitu. Bertamu kok pagi pagi amat." "Ini udah siang Quen, udah jam sebelas. Kamunya aja yang kebo. Udah ah bangun terus mandi." perintah bunda menarik tangan lemas El. "Duh bunda, bunda aja yang temuin. Quen masih ngantuk." Badan El kembali berbaring dan memeluk guling, dia sedang bermimpi indah dan harus terganggu karena tamu rese itu. "Bangun atau bunda bunuh kucing kamu yang kamu titipin!" ancam bunda. El mendengus, bunda memang cerewet jika dirinya malas. "Iya iya Quen bangun

