Chapter 20

1127 Words

El tercengang melihat seseorang yang berdiri di depan kelasnya. Kavin pun sama, dia menggelengkan kepalanya melihat lelaki itu yang terlalu nekat ini. "Hai guys! Gue Samuel Pratama,  panggil Tama aja." El mengernyit, Tama? El saling tatap dengan Kavin. "Oke Tama, kamu duduk di belakang Quen dengan Alexa." Alexa tersenyum saat itu juga, dia gadis yang ramah, El tau itu. Tapi tetap saja dia tidak suka jika Sam duduk tepat di belakangnya. El mengabaikan kehadiran Sam, dia mendengarkan penjelasan guru di depan dengan seksama. Sam tersenyum hanya melihat kepala El yang bergerak turun dan naik karena mencatat sesuatu. Kavin merasakan Sam mengikuti gerak gerik El langsung menengoknya. Tangannya yang masih memegang pulpen menunjuk Sam dengan wajah sangar. Sam memundurkan kepalanya mena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD