El terdiam di kamarnya. Dia ingin melakukan sesuatu tapi bingung. Dengan semangat El membuka ponsel nya menghubungi Sam untuk bermain. El mengernyit, kenapa telepon nya tidak diangkat? Biasanya jika dirinya menelepon langsung diangkat oleh Sam. El semakin curiga dengannya, memang belakangan ini Sam mulai menjauh semenjak dia memperkenalkan Nadya. El menggeleng, tidak, tidak mungkin mereka berdua mempunyai hubungan. Karena tidak juga menjawab, El memberinya pesan singkat. 'Kamu dimana?' El menunggu, lima menit, sepuluh menit hingga dia tinggal untuk makan, tetap saja tidak ada balasan. Perasaannya semakin tidak enak, apa Sam baik-baik saja? El langsung bergegas menemui Sam. "Mau kemana Quen?" tanya Revan melihat El yang terburu buru. "Mau main ke rumah Sam, Yah." "Pulang nya j

