Chapter 12

1136 Words

Matanya mengerjap merasakan silau dari sinar matahari. El meregangkan ototnya yang terasa kaku namun dia berhenti saat ada benda yang menimpa perutnya. El meraba benda apa itu, matanya melotot kaget dan langsung menengok ke belakang tubuhnya, siapa yang berani berani memeluknya seperti ini! El memukul tangan Kavin keras, "Aaww!" ringis Kavin. "Lo apa apaan sih El! Sakit tau!" seru Kavin mengelus lengannya yang terasa panas. "Lo modus ya! Pake acara peluk segala! Emang gue cewek murahan?!" sembur El, kakinya menendang tubuh Kavin hingga terjatuh. Buk! "Aaww b****g gue!" teriak Kavin keras merasakan sensasi nyeri pada bagian bokongnya. El tidak memperdulikannya dan pergi untuk mandi. "Awas lo El!" teriak Kavin keras dan keluar dari kamar El dengan mengelus bagian nya yang terasa sak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD