Chapter 11

1154 Words

Mata El mengerjap, dia menguap mengumpulkan nyawanya. Melihat pukul berapa sekarang. 18:35 mata El melotot tidurnya lama sekali. El berjalan ke toilet untuk membasuh wajahnya, dia malas mandi karena sudah malam pasti airnya dingin. El turun, perutnya sudah minta diisi. Disana sudah ada Revan, Monik, Kavin dan Rizal. El menatap bingung keberadaan Rizal dirumahnya. El tidak memperdulikannya dan langsung duduk disamping Monik. "Laper Quen?" tanya Revan melihat El menyendokan nasi yang lumayan banyak. "Hm" jawabnya singkat, entahlah dia merasa malas ngomong dan tersenyum. El meraih ayam goreng dihadapan Kavin. Kavin menangkap tangan El yang terluka, "Tangan lo gapapa?" El melepasnya dan kembali meraih ayam goreng itu tanpa menjawab pertanyaan Kavin. Monik dan Revan saling tatap dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD