TIGA PULUH TUJUH

2843 Words

Di sini lah Sabrina kini, duduk bersimpuh di depan gundukan tanah yang masih sangat basah. Menatap kosong pada nisan yang bertuliskan nama seseorang yang selama ini dia sia-siakan. Penyesalan memang datang di akhir bukan? "Trus? SIAPA YANG PANTAS UNTUK SAYA?! ANDA!!! SESEORANG YANG MENGAKU SEBAGAI AYAH SAYA!! TAPI MEMPERLAKUKAN SAYA DENGAN BURUK SELAMA INI!! APA ANDA PANTAS DI KATAKAN AYAH?!" "Gue tau! Dan lo! Lo adalah ORANG TUA TERBURUK UNTUK GUE!!" "Saya---Sabrina---bukan lagi anak anda!! dan anda bukan lagi ayah saya!! I HATE YOU!!" Air mata itu kembali luruh di pipi Sabrina, saat mengingat pertemuan terakhir nya dengan orang yang kini terkubur di depan nya. Bagaimana dengan tanpa perasaan nya dia mengatakan bahwa dia membenci pria itu. Bagaimana dia menyakiti pria itu, bahkan di s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD