DUA PULUH SATU

2526 Words

Malvin sejak tadi tidak pernah berhenti mengelus kepala Zeta yang berada dalam dekapan nya, posisi nya kini setengah berbaring dengan bersandar pada kepala ranjang. Semenit pun dia tidak pernah beranjak dari posisi itu, terus berusaha memberikan ketenangan pada istri nya itu yang masih terguncang hebat, bahkan sesekali Zeta masih menangis dan bergumam kalimat yang sama. "Eghh---enggak---Zeta---" Malvin tersentak saat Zeta mengigau dalam tidur nya, bahkan istri nya itu bergerak gelisah dengan mata terpejam. Dia langsung saja merengkuh tubuh Zeta dan mengusap punggung istri nya itu agar lebih tenanag. "Ssstt---tenang sayang. Tidurlah! Semua baik-baik saja." Malvin berbisik lembut dan menjatuhkan kecupan ringan di puncak kepala Zeta. Mata nya lalu menatap mata Zeta yang sudah terbuka sempu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD