Kepalsuan

1055 Words

"Apa-apaan ini Mas?" Semua orang mendongak saat Livia menghampiri dengan tatapan yang tertuju pada William. Livia tak peduli lagi dengan orang-orang disana. Biarkan saja sekarang semua orang tahu tentang hubungannya dengan William. William menaikan alisnya menatap Livia. Dan hal yang menyakitkan Livia adalah saat mengingat perkataan William saat pria itu tak pernah melakukan apapun di jamuan makan malam dan menolak semua gadis, namun hari ini dia melihat dengan mata kepalanya sendiri William merangkul mesra seorang pramugari di sebelahnya. "Kamu mengabaikan aku, dan sekarang kamu melakuan ini?" Livia menahan sakit hatinya, dia berusaha kuat. Dia hanya ingin mendengar penjelasan William. Tapi apa yang dia dengar justru di luar prediksinya. "Apa maksud kamu?" "Mas, aku menghubungi kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD