Nathan melihat makanan di meja, lalu ke arah Luna yang sudah duduk di meja makan. Dalam satu jam dia mandi dan istirahat Luna sudah menyiapkan berbagai masakan di meja. "Kamu yang buat semuanya?" Luna menoleh. "Iya, kenapa?" Nathan menarik kursi lalu duduk. Selama ini dia tidak pernah memperhatikan apa saja yang di buat Luna, lagi pula dia hanya makan beberapa suap lalu pergi, tak ada waktu untuk memperhatikan bahkan menikmati masakan Luna. Atau lebih tepatnya tidak mau. Nathan diam beberapa saat lalu menyendok makanan ke dalam piring saat tak ada pergerakan apapun dari Luna. Biasanya istrinya itu akan menyajikannya ke dalam piringnya hingga dia tinggal memakannya. Namun kali ini Luna tetap diam dan acuh, hingga Nathan harus menyiapkannya sendiri. Nathan melihat sesekali pada Luna yan

