“Aa tadi milih dare. Terus Tante Uut nantang dia buat berdiri di depan cewek yang terakhir kali dia chat pakai panggilan sayang. Dengan catatan kecuali Mama-Maminya.” Dae memijit pangkal hidungnya. Mendadak pening dengan apa yang telah Kenji lakukan. Dae sama sekali tak mengerti. Dae tak pernah mendapat pesan yang berisi panggilan sayang, apa lah itu, dari Kenji. Cuma Damunta dan Duta yang kerap kali mengiriminya pesan dengan panggilan sayang—itu pun jua tak sesering itu, sudah Dae katakan bukan? Kalau dua kakaknya itu maha sibuk. Terakhir kali keduanya berkirim pesan adalah saat Kenji memintanya menemui Dae di koridor belakang lantai empat gedung fakultas kehutanan. Begini bunyi pesan Kenji. Kak Kenji : Yang Mulia Ratu, kamu bisa ke sini sekarang Cuma begitu, dan Ken

