Bab 38

1098 Words

"Nara..?" Zayn terbangun di tengah malam, namun tidak menemukan Nara di samping nya. Ia pun keluar kamar dan memeriksa kamar Nara, kamar itu dingin dan sepi, karena sudah lama tidak di tempati, sejak Nara tidur bersama nya di kamar utama. Zayn menuruni tangga perlahan, ruang keluarga dan ruang tamu gelap, ia berjalan ke arah dapur, di sana terang. "Ra?" Brakk. Sesuatu terjatuh. "Mas??" Nara terkejut sehingga menjatuhkan sekotak kue yang dipegang nya. "Mas, aku kaget." "Astaga Nara. Kamu ngapain malem malem gini...? Zayn menatap sekotak kue yang sudah diambil beberapa keping dan satu gelas air yang tersisa separuh. "Kamu lapar?" tanya Zayn. Nara mengangguk pelan. Ia menunduk seakan merasa bersalah. "Maaf, Mas.. Aku.." Zayn pun terkekeh dan mendekap nya. "Kenapa minta maaf s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD