"Hah," varrel menaikan alisnya terkesiap dengan apa yang dikatakan Istrinya barusan. "Resiko, siapa suruh tidak mau," "Baiklah sayang kalau itu yang kamu mau, tapi jangan menyesal nantinya kalau suamimu yang tanpa ini mati karena menelan buah mangga masam," "Bagus dong, dengan begitu aku bisa nikah lagi," sahut Zahra asal yang spontan saja mendapatkan tatapan mematikan dari Varrel. "Zahra," kata Varrel dengan tatapan tidak bisa di artikan lagi. "Aku hanya bercanda, serius amat. Dah ini makan, habiskan." Ketus Zahra. "Suapi," "Emang bayi harus di suapi segala." "Mang gak boleh," "Ya udah, ni. Habiskan awas gak habis." "Tergantung," Sudah lebih dari 20 menit Varrel belum juga keluar dari kamar mandi entah apa yang di lakukan laki laki itu, sedangkan zahra sudah uring-uringan

