Bagian Dua Delapan || kucing-kucingan🍃

1276 Words

Keras kepalaku hanyalah pertahanan diri.  *** "Sori udah ngeliat hal yang nggak seharusnya lo terima." Bayu meminta maaf dengan pandangan tidak suka yang Jovan tunjukkan. Alan mengangguk canggung. "Gue juga minta maaf. Gue nggak tahu sebenarnya kayak apa sih, tapi gue liat di antara mereka emang ada hubungan lebih." Mereka berada di depan gedung apartemen, tepatmya taman dekat parkiran. Bayu membawanya kemari agar keadaan tidak semakin runyam. Bayu tahu Alan tidak mengerti, namun melihat tatapan Jovan tadi membuat Bayu bergidik sendiri. Dan kini ia percaya dengan perkataan Nara jika Jovan itu lucifer. Tenangnya menakutkan.  "Mereka emang udah tunangan. Jadi ya gitu, lo ngerti maksud gue 'kan?"  Alan membulatkan bibir. Ia mengerti sekarang. "Gue paham. Oh ya, gue kesini juga karna nya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD