Fan buru.."kata kayla sambil mendorong fanya saat di depan ruang osis. Gw gugup kay.."bisik fanya. Udah deh fan..mumpung sepi..buruan masuk."seru lusi. Ok..ok..tarik nafas..keluar..tarik nafas..keluar."ucap kayla. Njirr kay...gw bukan mau beranak kali."kata fanya sambil menjitak kepala kayla. Sakit dodol...gw kan cuma bantu lo..yar lo gak grogi."ucap kayla sambil mengusap kepalanya. Dihhh...ko malah pada berantem sendiri..lo jadi gak sih fan..ngasih kadonya ke kak rio."seru lusi menengahi. Gw grogi banget suer..."ucap fanya sambil mengigiti ujung kukunya. Lama lo ah.."kata kayla sambil membuka pintu ruang osis tanpa mengetuknya dan langsung masuk. Rio dan aldo pun terkejut kaget. Astaga....lo ngagetin kay..ada apa?"kata aldo sambil mengelus dadanya. Upss sory ka.."ucap kayla sam

