DUA PULUH ENAM

1555 Words

"Dok, kok ada istri Dokter?" Wanita itu langsung membuka suara begitu ia sadar akan keberadaanku di ruangan Mas Javas. Mataku membelalak, jelas nggak terima dengan ucapannya yang seolah nggak suka dengan keberadaanku di sini. Aku jadi makin curiga. Pasti Mas Javas benar-benar punya hubungan dengan si Hana-Hana ini sampai-sampai kehadiranku nggak diharapkan. Mas Javas nggak mungkin, kan, main api di belakangku? "Saya kan suaminya, memangnya kenapa kalau istri saya ke sini?" "Ish, nggak asik. Saya jadi nggak bisa tanya-tanya dong sama Dokter," kata gadis itu lalu berjalan masuk dan menyerahkan paper bag yang ia bawa tadi. "Saya nggak minta ini lho padahal," kata Mas Javas. "Lagian, saya kan sudah bilang enggak, kenapa Dokter Hana ngeyel sekali?" Melihat hal itu, aku mencoba menenangkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD