Gabe yang sudah tidak sabaran itu mendekati Lea, menerka-nerka apa yang Lea dengar dengan memperhatikan perubahan wajah Lea. “Kenapa, Mi?” tanya Gabe. “Abang enggak salah?” tanya Lea pada Alex di seberang sana dengan jari telunjuk yang ia letakan di depan bibirnya sebagai tanda untuk Gabe agar tak mengganggu pembicaraannya dengan Alex. “Enggak. Enggak ada yang namanya Selena Hersye. Kamu salah nama kali,” jawab Alex. “Enggak ada yang namanya Selena Hersye? Masa sih, Bang? Data sekolah atau yang lainnya juga enggak ada?” tanya Lea lagi membuat Gabe yang sedang mendengar pembicaraannya ikut terkejut. “Sini, Mi.” Gabe merebut ponsel Lea, membuat ibunya kesal dan memukul lengannya karena tidak sopan. “Bentar, Miiiiii.” “Hallo, Om Alex? Ini Gabe. Beneran enggak ada yang namanya Selena Her

