“Gee!” Lea berseru saat terkejut karena melihat pemandangan yang hampir membuat jantungnya lepas. Cepat-cepat wanita itu menghampiri putranya yang terlihat sangat kacau. “Kamu mau apa?!” Lea berseru, menepis tangan Gabe yang menangkup beberapa butir obat tidur yang dituangnya dengan tidak sabaran ke atas tangannya. Gabe menoleh, menatap tajam ke arah Lea saat obat tidur yang ada di tangannya jatuh ke lantai sebelum ia terkejut dan melunakan pandangannya pada ibunya yang kini balik menatapnya tajam. “Kamu mau apa?!” Sekali lagi Lea bertanya pada Gabe dengan suara menggelegarnya. Tidak pernah Lea semarah itu pada siapa pun termasuk anak-anaknya. “Mami,” ujar Gabe lirih. Meski tatapan tajam Lea masih tertuju ke arahnya, Gabe berjalan mendekati Lea lalu memeluk ibunya itu yang terkejut kar

