Kedatangan Papa Galih

1153 Words

"Agam Om." Agam baru saja menyalami tangan Om Alvin. "Saya teman Sarah," ucapnya. "Oh ya, ini bunga buat Om." Om Alvin mengernyitkan dahinya. "Buat Om atau buat Sarah?" tanya pria paruh baya itu sambil melirik pada putrinya. "Ah, itu." Agam pun merasa canggung, ia usap leher belakangnya. Om Alvin pun tertawa. "Om tau, buat Sarah, kan?" "Papa, jangan mikir macam-macam, kita cuma temenan, Mas Agam ini senior Sarah dulu di Galaksi, dia seangkatan sama Mas Sultan," ujar Sarah. "Lagian Mas Agam, jenguk Papa tuh bawanya buah, napa bunga?" "Sudah Papa bilang, pasti bunganya buat kamu," kata Om Alvin. Agam pun memaksa senyumnya. "Iya, ini buat kamu Sarah," ucapnya, meski sebenarnya, niat awalnya bunga itu untuk Rumaisyah. Sarah tertegun, ia menatap dengan ekspresi kaget pada Agam.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD