"Terima kasih sudah dibantu antar istriku," ucap Sultan. Agam mengangguk. "Sama-sama, kau tidak mengenalku?" tanya pria itu. Sultan mengernyit. Saat ini, dia dan Agam berada di kantin rumah sakit. Pria itu menatap penasaran pada Agam, pria berkacamata dengan style rapi di depannya memang serasa tidak asing baginya. "Aku, Agam David Salim," ucap Agam. "David Salim?" gumam Sultan, hingga ia ingat cerita Rumaisyah semalam yang mana istrinya itu menolong orang tua yang terjatuh dan memakai satu kaki palsu. "Kau, putranya Sudirman Salim, pengusaha Salim Retail?" tanya Sultan. Agam tersenyum. "Bagus juga Papa, meski perusahaannya tidak sebesar punyamu, tapi kau mengenalnya." Sultan menggeleng. "Tidak, cuma papaku kenal, kami dulu pernah beberapa kali bertemu." Agam mengangguk. "Apa

