Mengalah

1040 Words

"Terima kasih." Sarah baru saja membayar kopi di cafe di sebelah rumah sakit. Tadi, ia memutuskan untuk pergi ke cafe, ia pikir, ia butuh kopi untuk menenangkan dirinya. "Kayaknya Mas Sultan udah balik dari beli baju," gumam Sarah. Sambil membawa segelas cup kopi untuk Sultan, wanita itu kembali ke rumah sakit. Ia tak bisa membiarkan Sultan hanya berdua dengan Rumaisyah. Sambil berjalan, Sarah menghela napasnya panjang. Hatinya belum sepenuhnya lega meski Sultan sudah berjanji banyak hal padanya, termasuk merancang kontrak pernikahan dengan Rumaisyah. Namun, masih ada kekhawatiran jika akan tumbuh cinta di antara Sultan dan Rumaisyah nanti. Sementara itu di rumah sakit, Rumaisyah menggeleng. "Saya bisa sendiri, Pak," ujarnya. "Bisa sendiri bagaimana, itu tanganmu diinfus, susah,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD