Rumaisyah menatap heran pada suaminya yang tiduran di ranjang sambil terus menatap sepatu rajut bayi yang dibelinya tadi. Rumaisyah mendekati ranjang. "Mandi dulu Mas, udah sore." Sultan menoleh. "Rum, lihat sepatunya, kecil banget, kan? Apa dia nanti sekecil ini?" tanya Sultan. Rumaisyah berpikir, lalu ia mengangguk. "Kemungkinan." Wanita itu membelai perutnya. "Kecil sekali," gumam Sultan, pria itu tiba-tiba ingin menangis, bagaimana bisa bayinya sekecil itu harus ia tinggalkan nanti hanya demi Sarah. "Mas kenapa?" tanya Rumaisyah saat melihat Sultan menghapus air matanya. Sultan bangkit, ia kemudian menggeleng. "Gak apa," jawabnya. "Aku mandi dulu." Kemudian, Sultan masuk ke kamar mandi. Di bawah guyuran shower, pria itu terus berpikir tentang calon anaknya juga Sarah. Dirin

