Oke, Icha

1165 Words

“Ck … aku nggak mau, Geo. Aku nggak mau berhubungan dengan kamu lagi.” “Temenan deh.” “Iya, aku tetap kenal kamu, tapi untuk makan berduaan aku udah nggak mau.” “Ya udah, ajak Tesa.” “Nggak.” Icha benar-benar mematikan ponselnya dan tidak mau mengangkat panggilan Geo. Namun, beberapa saat kemudian terdengar bunyi notif, dan ternyata sebuah pesan maaf dari Geo bahwa dia telah menyinggung Icha dan Andra. Icha tidak membalasnya. “Bener-bener nyebelin ya? Dulu aja lo sampe ngemis-ngemis minta balikan, nggak dia tanggepin, dan nomor lo diblok ma dia berbulan-bulan, sampe lo nangis-nangis. Sekarang? Dia kayak nggak ada dosa ma lo. Gila, bener-bener gila tuh orang. Psikopat habis! Gue haramin tuh orang nyentuh lo, Cha. Apalagi niat kawin. Najis gue mah!” Tesa mengumpat kasar, geram dengan s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD