Tarra tertunduk di hadapan keduaorangtuanya. Mereka berdiri berhadap-hadapan di ruang dapur. "BIKIN MALU!!" teriak Pak Hakiem sambil melempar lembaran-lembaran foto-foto mesra dan m***m Tarra dan Gideon ke muka Tarra. Dia geram sekali. Tarra sepertinya sudah menceritakan dan mengakui semua perbuatannya. "Iya, Ma, Pa. Itu memang foto-fotoku sama Gideon," aku Tarra sambil melirik sekilas ke beberapa poto mesranya bersama Gideon di apartemen Gideon yang berhamburan di hadapannya. Plak! Satu tamparan keras dari Pak Hakiem mendarat di pipi Tarra. "Gerrie memang aku sewa ... tapi aku jatuh cinta. Dan aku bukan gay lagi." Tarra tertunduk. "Kamu harus pindah ke Melbourne! Papa sudah urus perpindahan kamu!" "Beri aku waktu, Pa, Ma. Aku mau urus Gerrie. Aku mau liat Gerrie sampe dia benar-ben

