Hari itu Gerrie seperti biasa bekerja, membantu apa yang dibutuhkan perusahaan. Dia tidak ke luar lapangan sama sekali. Entah kenapa sejak pulang dari Palembang, Gerrie merasakan tubuhnya ambruk. Padahal biasanya dia tidak merasakan letih jika pulang dari daerah jauh. "Cinta memang bikin perasaan jadi lemah ya, Lex," ujar Gerrie di sela-sela waktu istirahatnya. Dia tampak memainkan sebuah ponsel pintar mahal pemberian Jordy tempo hari. "Iya, tapi ntar lama-lama jadi kuat kok. Apalagi kayak gue yang LDR. Hehe," balas Alex. Raut wajahnya berubah ketika melihat ponsel anyar Gerrie. "Wah, hape baru dari si ganteng Tarrarojing, Ger. Lu beruntung banget! Apa yang bikin lu lemah?" Gerrie hanya tersenyum kecut. Dia tidak ingin menceritakan hal yang sebenarnya. Dia tidak ingin Alex tahu bahwa d

