After Marriage 9 - Memorial Jurnal

1065 Words

“Mas, ada yang mau aku bicarain.” Ketika mendapat kesempatan untuk berbicara dengan Farhan, aku tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan langsung menghampirinya yang tengah makan di meja makan kemudian mengajaknya untuk mendiskusikan masalah kami. Biasanya dia akan melengos ketika aku mencoba mendekatinya, tetapi kali ini dia hanya diam, tak ada tanda-tanda akan pergi, membuatku merasa percaya diri bahwa dia bersedia mendengarkanku. “Mas, aku mau minta maaf atas apapun yang bikin kamu marah. Aku ngga tau persis apa yang bikin kamu sampe marah segininya, tapi aku mau masalah ini selesai sampai di sini. Aku mau pernikahan kita baik-baik lagi kayak dulu, Mas. Aku kangen kamu, aku ngga bisa terus-terusan didiemin gini sama kamu.” Setelah mengumpulkan keberanian, memantapkan hati untuk melawan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD