Genta sudah mengantarkan Yuma pulang. Walau selama perjalanan, masih ada cekcok yang terjadi di antara nya dan gadis galak keras kepala itu. Kini di dalam mobil itu hanya tersisa Ruby dan Genta. Seperti biasa, hanya keheningan yang terjadi dan deru mobil yang menemani perjalanan mereka. "Ehermmm..." Genta berdehem, bermaksud memecah keheningan. Dia melirik Ruby yang masih diam menatap ke depan. Genta sedikit mendengus, dia berpikir, benar-benar sulit untuk mengambil perhatian gadis di samping nya ini. Entah apa jurus yang di pakai Dafa, sehingga cowok itu bisa menaklukkan hati es dan batu milik Ruby. Ruby tau, Genta tengah memberikan kode kepada nya untuk memancing nya berbicara. Bukan nya dia tidak ingin berbicara dengan cowok itu, tapi dia tidak tau pokok pembicaraan apa yang menarik,

