Kekalahan Chika

2117 Words

Setelah merapikan diri dan menambah kecantikannya, Chika kembali ke meja dan menyaksikan Raden tengah asik menikmati minuman beracun yang telah ia persiapkan. Senyum tipis menyambar, batin berteriak kegirangan. Seakan kemenangan berada di depan mata. Kasihan, ia tidak tahu dengan siapa saat ini berhadapan. Apalagi sebelumnya, Raden sudah terbiasa menghadapi wanita sejenis ini. Puas hati, Chika terus saja mengembangkan senyumnya, hingga ia lupa untuk berhenti. Raden pun memperhatikan gerak-gerik memalukan dari iparnya itu dan berharap tidak akan mendapatkan Sena seperti dia. Jijik dan geram, hanya dua kata yang menurutnya pantas disematkan. Raden pun benar-benar tidak menyangka bahwa Sena memiliki saudara seperti Chika. Mereka seperti bukan terlahir dari rahim yang sama. Tetapi Raden belu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD