Masih tidak dapat berjalan mulus, kehidupan Sena memang dipenuhi dengan beragam persoalan yang cukup rumit. Inilah yang menjadikannya makin bijak dan kuat, saat mengambil keputusan atau pilihan terkait masalah kehidupnya. Dalam ragam pikiran mengenai sekitar, Sena terganggu akan janji terhadap Chika dan juga kata-kata perempuan berambut pendek itu tentang Raden. Tidak ingin tenggelam dalam ucapannya sendiri, gadis pemilik bibir penuh ini memikirkan cara yang tepat agar semua dapat berjalan dengan baik. Saat ini, Sena terlihat gelisah, tepatnya sesaat setelah mendapatkan telepon dari Chika. Sambil menekuk dahi, ia berpikir tentang bagaimana cara supaya bisa membujuk sang suami untuk bertemu dengan kakaknya. Walaupun sebenarnya di sisi lain, hatinya tidak terima, tetapi kemarahan Chika mem

