27: Fakta Baru

455 Words

Ketika aku sampai rumah sakit, Mama Deeka mengajakku ke kafetaria rumah sakit untuk bicara berdua. Aku sangat terkejut, saat Mama Deeka mulai menangis. Beliau sangat sedih karena kondisi Deeka yang semakin memburuk, dan… aku baru tahu kalau ternyata Deeka menyembunyikan satu hal yang besar dariku.             “Ada tumor di otak Deeka?” tanyaku tidak percaya. “Jadi, Deeka sakit ataksia karena ada tumor di otaknya?”             “Iya, Nara. Kata Dokter, tumornya harus diangkat. Tapi, Deeka sangat keras kepala dan menolak untuk dioperasi. Katanya … itu hanya buang-buang waktu yang dia punya.”             Aku menggeleng, menghela napas saat mendengar informasi tersebut dari Mama Deeka. Lelaki itu memang keras kepala, tapi, aku tidak menyangka ia sampai seperti itu. “Lalu, apa yang terjadi ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD