33: Just read

1258 Words

Surat ke-11 ; Batuk Sebenernya, tadi tuh suara gue hampir abis karena teriak-teriak. Maaf, gue malah bohong dan bilang kalo gue kebanyakan minum es. Gue nggak mungkin jujur, kalau gue abis teriak-teriak setelah dengar pernyataan dokter yang ada di sini (Singapura). Dia nyuruh gue pasrah, dan terus berdoa. Katanya, penyakit gue udah nggak ada harapan. Gue cuma bisa terapi dan terapi. Udah gue bilang sebelumnya, 'kan? Gue emang nggak bisa sembuh... Mama gue ngabis-ngabisin duit aja sampai bawa gue ke Singapura. Padahal, nggak berguna. Iya, tadi gue sempat ngamuk dan maki-maki suster yang ada di kamar rawat gue. Mereka semua panik dan takut, tapi ... gue berhenti ngamuk saat Roni nelepon gue dan bilang ... CERPEN LO MENANG. Gue merasa lega banget, Ra. Dan tentu aja, gue ikut senang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD