Terjebak di Masa Lalu

3039 Words

Erisa menghela samar sembari menempelkan punggung pada dinding tembok. Ia sekilas memejamkan matanya erat berusaha memikirkan apa yang harus ia lakukan agar bisa berkomunikasi dengan pemuda yang ia yakini adalah penyebab meninggalnya salah satu mahasiswa di kampusnya. Gadis itu mendecak kasar, mengacak rambutnya frustasi. Sama sekali tidak menemukan solusi. Erisa sontak berdiri saat melihat sosok Syahir berjalan sendiri di koridor dengan tongkat pada tangan kanannya. Pemuda itu makin terlihat tampan saat memakai seragam hitam-putih dengan rambut hitamnya yang kini tertiup angin membuat Erisa terpana untuk kesekian kalinya.  Solusi disaat frustasi begini, memang harus melihat hal-hal yang menyenangkan dan memanjakan mata.  Postur tubuhnya yang tinggi. Kedua alisnya tebal. Hidung bangirny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD