Alena berlari cepat masuk menerobos ke dalam rumah sakit dengan muka paniknya. Gadis itu mengedarkan pandangannya ke sekitar berusaha mencari keberadaan teman-temannya yang ternyata baru saja terlibata masalah besar dengan ketua yayasan yang merupakan ayah dari salah satu mahasiswa di kampusnya yang bernama Dirga. Ia melebarkan pupil matanya saat melihat sosok familiar yang melangkah keluar dari sana dengan lengannya yang diperban. Alena pun mendekat dengan berlari kecil membuat sosok jangkung itu tersentak kaget saat melihat saudara kembarnya kini berada di hadapannya dan langsung memeluknya erat. "Eh?" Kaget Athan dengan tersentak kecil mendengar isak tangis Alena yang masih memeluknya erat. "Gue gak kenapa-napa elah, cuma lengan gue yang luka." Kata pemuda itu berusaha menenangkan,

