Pilihan Sulit

1008 Words

Melihat lelaki yang di hadapannya itu tersenyum menatapnya, Tita langsung berbalik dan melesat begitu saja. Tak memedulikan Pak Su dan si tampan yang sedikit bingung melihat tingkahnya. "Eh, kenapa itu bocah?" gumam Pak Su sembari melihat ke arah tempat Tita menghilang. "Maafin, ya? Kadang dia memang aneh begitu, maklum barang langkah. Duduk dulu, siapa tadi namanya?" tanya Pak Su sembari mempersilahkan pemuda tersebut duduk di kursi teras. "Saya Atta, Pak. Teman sekolahnya Tita," jawab Atta dengan menunduk sopan. Pak Su hanya mengangguk sembari tersenyum. Selama ini tak pernah ada teman Tita yang main ke rumah selain Adel. Kalau pun ada, itu hanya teman kerja kelompok yang hanya datang sekali dan tak pernah muncul lagi. Untuk itulah Pak Sedikit heran saat ada seorang lelaki yang datan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD