Andrea memapah Johan yang berjalan sembari memegangi perutnya. Rasa nyeri akibat tendangan brutal Alfa benar-benar menyiksa. Mereka harus segera menemukan Alfa dan membawa Gerald pergi sebelum Alfa benar-benar membunuhnya. Mereka benar-benar sudah lupa dengan tujuan awal datang kemari. Mayat-mayat teman-teman Andrea yang berserakan dan membusuk belum seluruhnya ditemukan, tetapi Alfa muncul dan mengacaukan segalanya. Meski mereka akhirnya mendapatkan informasi lain dari Alfa sendiri, pertemuan ini jelas sama sekali tidak mereka harapkan. “Gimana cara kita menghentikan Alfa? Dia benar-benar gila.” Andrea menggeleng lemah. “Dia bahkan mau ngebunuh Gerald yang notabene temannya sejak kecil. Dia ngincar aku Jo, mana aku tahu bagaimana cara supaya dia sadar.” Johan menghela napas. menjadi sa

