Mayat

1161 Words

Dilan ingat bahwa rumah yang tengah ia dan Andrea masuki adalah sebuah rumah dengan lantai dua. Meski keadaannya rusak parah, ia kira tidak akan sampai menimbulkan kebocoran apalagi dari lantai satu. Dilan sudah pasti melihat bahwa atap rusak ada di lantai dua. Jika merembes pun, tidak akan sampai menetes, terlebih jika yang menetes-netes dari atasnya berwarna merah kental dan berbau amis. Takut-takut Dilan mendongak, karena ia jelas tahu apa yang menetes-netes di atas buku yang tengah ia baca. Darah. Dilan tidak mampu untuk tidak menganga ketika di atasnya seorang gadis terkulai dengan kawat-kawat mengikat nyaris diseluruh tubuhnya. Kedua matanya terbuka. Beberapa bagian tubuhnya terluka terutama karena ikatan kawat yang kuat. Darah itu jelas menetes darinya. Panik konstan menyerang,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD