Sinopsis
Menceritakan seorang wanita yang sempat trauma dengan kisah masa lalunya. Wanita bercadar yang kini tinggal di negeri bermayoritas kristen, San Francisco.
Wanita itu bernama Aisyah Shidqia Abraham.
Dulu, Aisyah adalah seorang wanita bad girl yang tidak pernah mau tau tentang islam, yang dia inginkan hanya kebebasan dan hiburan.
Hingga suatu hari, dia di bawa ke negeri Palestina oleh Ayahnya setelah insiden Ibunya yang meninggal dunia akibat ulahnya sendiri. Namun naas, setelah Aisyah benar-benar berubah menjadi pribadi yang lebih baik, dia mempunyai trauma setelah kejadian itu yang membuat dirinya kehilangan sang Ayah.
Setelah kejadian itu, Aisyah dibawa oleh Pamannya yang bernama Rudy untuk tinggal bersama di negeri San Francisco. Di sana, Aisyah banyak di uji karena pakaiannya serba hitam dan tertutup sering kali mendapat cibiran dari orang-orang. Bahkan, kerap kali Aisyah selalu disebut teroris oleh orang orang-orang sekitar.
Dia hanya mempunyai satu teman. Temannya itu beragama kristen. Namun, mereka bisa menghargai perbedaan masing-masing. Nama temannya itu adalah Naira Christina Alexander.
Hingga suatu ketika dia dipertemukan dengan seorang laki-laki yang bernama Maxilliam Joy Alexander. Sejak pertemuan pertamanya dengan Aisyah, Maxilliam sudah mulai penasaran dengan diri Aisyah, karena ia adalah seorang wanita bercadar. Berawal dari rasa penasaran, hingga akhirnya dia jatuh cinta dengan Aisyah.
Hingga beberapa bulan kemudian, Maxilliam tidak bisa menahan perasaannya. Ia menyatakan langsung perasaan itu kepada Aisyah. Bahkan, sampai sempat kehilangan kendali.
Dari situ, Aisyah memutuskan untuk hijrah ke negeri kinanah Cairo Mesir untuk menghadapi kehidupan baru. Sebenarnya, Aisyah juga mempunyai perasaan terhadap Maxilliam. Namun ia sadar, bahwa mereka tidak akan bersatu karena keyakinan yang berbeda.
Lima tahun tinggal di Mesir, akhirnya sebuah takdir mempertemukan Aisyah kembali dengan seseorang di masa lalunya ketika ia berkunjung ke rumah sepupunya. Seseorang yang sempat menyatakan cintanya kepada Aisyah, dia adalah Maxilliam Joy Alexander yang kini merubah namanya menjadi Arfan Alexander setelah dirinya menjadi seorang muallaf.
Perjuangan Maxilliam untuk menjadi seorang muallaf pun sangat sulit dan dilarang keras oleh kedua orang tuanya.
Dari situlah kisah cinta Aisyah dan Maxilliam kembali tumbuh, sampai akhirnya mereka menikah, dan bahagia. Meski terkadang ujian hidup selalu menghampiri mereka.
PERKENALAN
1. Aisyah Shidqia Abraham.
Seorang wanita bercadar yang kerap dipanggil dengan sebutan 'Isyah' atau 'Syah'. Usianya kini menginjak 18 tahun. Kini, Aisyah tinggal di rumah Pamannya di San Francisco bersama Bibi, dan Sepupu perempuannya.
Kelahiran asli Indonesia.