Ketika sampai di tempat tujuan Zivanya langsung di sambut Ruta dan bawahannya. "Nih, baju yang lo minta!" Kata Ruta sambil melempar tas kecil "lo yakin enggak apa-apa?" “Napaaa, lo enggak percaya sama Gue?” Ucap Zivanya sambil menangkap tas yang di lempar. “ Yaaa, lo pikir saja! Gimana orang mau percaya lo baik-baik saja, kalau wajah lo pucat kaya mayat hidup gitu.” Ruta mendengus, soalnya Zivanya yang tidak mau beristirahat. "Ini enggak seberapa. Dibandingkan dengan rasa sedih dan marah gue. Apa sebenarnya lo takut. Makanya lo bilang gitu." Kata Zivanya sambil memakai jaket "Cih! Dasar pereman kakap lo. Orang kawatir malah di tertawakan." Ruta mendengus "Hahaha... lo kaya ga tahu gue. Kemarin gue boleh sampai babak belur dan, CIH! Baru pertama kali gue sampai kaya PSK gitu. Tapiii..

