BAB 18 KENANGAN

778 Words

Brina mengerjapkan mata untuk kesekian kali. Tapi penglihatannya terlalu kabur lantaran air mata yang menggenang di pelupuk ketika ingatan lama itu kembali menghantam otak. Sepuluh tahun lalu, di hari ketika dia mau mengikuti tes wawancara perusahaan besar, kecelakaan itu terjadi. Tidak tahu dari mana datangnya, secara tiba-tiba sebuah mobil melaju kencang dengan kecepatan tinggi ke arahnya. Brina terkejut dan tidak mampu berkutik untuk menghindar. Lalu, seorang bocah secepat kilat merengkuh tubuhnya, membuatnya terhempas ke aspal dengan keras. Nyawanya terselamatkan. Meski, tangannya terluka dan hampir selama tiga bulan tidak bisa digerakkan. Juga, dia harus menerima nasib kehilangan kesempatan untuk bekerja di perusahaan yang sudah jadi impiannya. Memejamkan mata karena ingatan yang m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD