Bab Dua Puluh Tiga

1305 Words

"Ya, mana mobil kamu? Kok ke sini pake motor? Bawa tas baju lagi. Ngapain? Tumben?" tanya ibu dengan kening mengernyit saat menyambut kedatanganku ke rumah beliau malam ini juga. Aku hanya tersenyum masam lalu ngeloyor masuk ke dalam rumah begitu saja. Hatiku masih merasa sangat kesal dan tak percaya pada perbuatan Maya yang sudah berani-beraninya menggadaikan mobilku ke rentenir. Lancang sekali! Awas saja dia kalau sampai mobil itu tidak kembali lagi, aku tak akan segan-segan membuat perhitungan dengannya! Belum tahu dia siapa Arya sebenarnya! Tunggu saja pembalasan dariku nanti! Geramku berkali-kali dalam hati. "Ya, ditanya kok malah diam aja? Mobil kamu mana? Oh ya gimana keadaan Ana, kapan dia pulang kembali ke rumah? Kamu sih pake nikah lagi diam-diam, sudah punya istri baik beg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD