Kelas telah ramai saat dia datang dan leo juga sudah duduk di kursinya kini dengan para cabe-cabean tajir yang seperti kemarin mengerumuni nya. Putri menghela nafasnya kemudian berjalan melangkah ke kursinya. "Misi dong misi gue mau lewat dan masuk ke kursi gue", ujarnya kepada mereka seraya tersenyum agar mereka memberinya jalan. Tapi sialnya, walaupun mereka sudah memberinya jalan dia tetap tidak bisa masuk ke kursinya sebab lagi-lagi leo memonopoli tempat itu seperti kemarin. Putri mendengus kesal tadi dia masih mencoba untuk menahannya dengan sekuat mungkin, dia tidak akan kalah dan terbawa emosi kali ini, batinnya. Leo dengan wajahnya songongnya terdiam menatap ke arah putri untuk mencoba melihat tingkah menghibur apa kali ini yang akan di tunjukkan oleh gadis itu kepadanya. Dia

