Part 22

912 Words

Malam pun tiba, kini jarum jam menunjukan pukul delapan malam. Kenna dan Adrian sudah siap untuk menghadiri acara reuni sekolah SMA mereka dulu, memakai baju bertema monokrom membuat mereka sangat serasi. "Udah siap, yang?" Tanya Adrian kepada sang istri. "Udah dong, ayok!" Ajak Kenna. "Kayaknya aku lelaki paling beruntung di dunia." "Kenapa emangnya?" "Disaat cowok lain ngeluh nungguin ceweknya lama dandan, dan aku gak perlu nungguin kamu. Karena kamu bukan cewek yang dandannya lama. Natural." "Hahahaha... Apa banget kamu ini, iya kamu beruntung banget punya aku. Harus bersyukur makanya." Ucap Kenna dengan bangga. "Aku bersyukur banget yang." Ucap Adrian sambil tersenyum manis lalu mencium kening Kenna menyalurkan rasa sayangnya kepada istrinya itu. Kenna tersenyum tipis. "Tapi pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD