Part 23

1094 Words

Adrian menatap kosong pintu ruangan yang tertutup di depannya. Pikirannya berkecamuk memikirkan bagaimana keadaan sang istri. Ia sangat terpukul, istrinya terkena tusukan pisau karena berusaha melindunginya. Harusnya pisau itu mengenai dirinya, bukan Kenna. "Kenna pasti baik-baik aja," Ujar Reva menenangkan Adrian. "Harusnya gue yang ketusuk, bukannya Kenna," Lirih Adrian. "Lo gak boleh ngomong gitu. Kenna baik-baik aja pasti, dia cewek yang kuat," ujar Reva kembali menenangkan Adrian. Tak lama kemudian keluarga Adrian datang, mereka diberitahu oleh Reva. "Adrian..." Suara Aira memanggil Adrian membuat lelaki itu menoleh. "Mama? Kenapa bisa disini?" Tanya Adrian. Ia heran karena mamanya sama sekali belum ia beritahu. "Gue yang kasih tahu," Ujar Reva. Kemudian Kinar dan Revan menyus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD