Part 24

856 Words

Adrian berjalan keluar dari kamar rawat Kenna lalu menghampiri keluarganya yang menunggu di luar ruangan. "Siapa yang hubungin ayahnya Kenna?" Tanya Adrian. "Gue," jawab Reva. "Harusnya lo gak usah hubungin ayahnya Kenna." "Kenapa?" "Panjang ceritanya." "Kenna gak diakui sama ayahnya." Ucap Aira tiba-tiba. "Hah? Kok bisa tante?" Tanya Reva tak percaya. Aira tersenyum tipis. "Tante juga gak tahu apa alasannya, tante dan om cukup mengenal Andar--ayahnya Kenna. Tapi kami tidak tahu alasan dia berbuat seperti itu pada Kenna." Reva termenung. Ia merasa bersalah karena sok, menghubungi ayahnya Kenna. Harusnya ia bertanya dulu kepada Adrian. Lalu keluarlah Iskandar dari dalam ruangan Kenna. Ia langsung pamit dan berlalu dari sana. Adrian langsung masuk ke kamar rawat Kenna begitu meliha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD