Kenna menggeliat terbangun dari tidurnya. Tak terasa ia tidur selama tiga jam. Tangan Adrian masih setia di dalam bajunya, apakah Adrian tidak pegal? Kenna pun pelan-pelan melepaskan tangan Adrian dari tubuhnya. Ia langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Tiga puluh menit berlalu, Kenna pun keluar dari kamar mandi. Dilihatnya Adrian masih tertidur. Kenna hanya geleng-geleng kepala, kenapa suaminya ini sangat suka tidur? Ia pun berlalu turun ke bawah untuk memasak. "Selamat sore mba Laila." Sapa Kenna kepada asisten rumah tangganya itu. "Sore kembali, non Kenna. Ini mba udah masak tapi baru segini, non Kenna mau bikin berapa menu lagi?" "Tiga menu lagi deh kayaknya mba, soalnya mama sama papa kan pulang malam ini." “Baik non, tapi mba harus angkat jemuran dulu. Gapapa

