Hari ini, sang suami berulang tahun. Sasmita bangun lebih pagi untuk siapkan sesuatu yang spesial. Bukan tart atau jenis kue lainnya. Ia hanya memasak makanan disukai pria itu. Sudah menjadi favorit sejak mereka masih di bangku SMA. Ia dulu sering bawakan ke sekolah dan akan dihabiskan semua oleh suaminya itu. Sasmita masih mengingat jelas, akan terus tersimpan dalam momen indah di dalam kepalanya sampai mereka tua nanti. Tak mampu dilupakan. "Ibuuu... Ibuuuuhhh." Sasmita cepat menghapus bayangan senyum sang suami di benaknya, kala panggilan terdengar. Suara Asnatha, tentu dikenali dengan betul oleh Sasmita. Kemudian, diarahkan atensi pada sosok batita laki-laki itu yang sudah berdiri di dekatnya. Sasmita mengulas senyuman hangat dan lambaikan tangan kanan, meminta putranya untuk mendeka

