Mata Kuliah Favorit dan Dosen Kesayangan

1139 Words

Gin hampir saja tancap gas saat tahu siapa yang tiba-tiba naik ke mobil dan duduk di kursi belakang. Angela, tak marah pada lelaki itu, hanya masih menjaga gengsinya tetap pada batas aman. Sesungguhnya ia malu pada Gin, karena tidak patuh bahkan terkesan meremehkan pendapat lelaki itu mengenai Jason. Sementara Gin, melihat keberadaan sang nona muda di dalam mobil yang biasa ia kendarai, membuatnya sedikit lega. Menurutnya, Angela memang akan lebih aman jika terus berada di dekatnya. “Kita langsung ke kampus, Non?” tanya Gin, sengaja memastikan kalau gadis itu memang tidak sedang marah padanya. “Gak. Kita ke empang dulu! Ya iya, lah, kita langsung ke kampus, Gino! Harus tanya dulu, ya? Buruan jalan!” titahnya, tanpa memandang lelaki itu. Judulnya masih sama seperti kemarin, karena malu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD