Sad Ending

2199 Words

Ketika mau menuju ke kamar pembantu, samar-samar tanpa sengaja mataku melihat ada sesuatu diatas tangga. Sosoknya tinggi besar, warnanya hitam dan matanya merah besar. Ia menatapku tajam, aku langsung terdiam dan badanku tak mampu ku gerakkan. Cukup lama aku berada diposisi tersebut, hingga akhirnya mampu ku gerakkan dengan bacaan ayat-ayat Qur’an yang ku tahu. Sosok itu pun sudah tak ada lagi di anak tangga tersebut. Aku kembali mengurungkan niatku memanggil pembantuku, karena takut dengan keadaan anakku yang ku tinggal sendiri. Setibanya di kamar aku langsung tidur dan bebacaan ayat Qur’an lagi, berharap agar aku dan anakku dalam lindungan-Nya. Setelah lama terlelap, kembali aku masuk ke dalam mimpi dan ketemu lagi dengan sosok Amat. Tetap dia hanya terdiam, dan juga dia mengatakan deng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD