"Halo assalamualaikum. Ya Ar, ada.." "Af...aku sama Danisa lagi dijalan...istri kamu mau lahiran...siapkan semuanya..oke..!! "hah???" Aftar seperti tak percaya mendapat kabar dari Kakak iparnya itu. Ia benar-benar menyesal sebab tak menjadi suami siaga untuk istrinya. "Af...Af...kamu masih disitu..?" Tanya Ares yang sama sekali tak terdengar lagi suara Aftar. "Iya...iya Ar...aku siapkan...!! Tolong..tolong Ar...jaga istriku.." "Iya...ngga perlu kamu ingatkan juga..Malika itu kan adikku..udah..aku putusin telponnya...tunggu di lobi Rumah Sakit..." Tut.! Ares memutuskan secara sepihak sambungan telepon. Ia kemudian menoleh ke arah istrinya yang saat ini sedang berusaha menenangkan Adiknya yang terlihat sedang kesakitan. "Tenang ya Dek...tarik nafas....kemudian keluarkan perlahan...ok

