Chapter. 39

1048 Words

"Lho..Bang...kok lama..??" Wajah Danisa terlihat ditekuk melihat Ares yang baru saja kembali dari toilet. "Maaf sayang...antri soalnya!!" Kilah Ares yang dipercaya begitu saja oleh Danisa. Ares tak ingin jika sang istri tahu jika dirinya melihat Akbar. "Ya sudah...kita pulang ya anak-anak...kasihan Bunda sama Dede yang ada di perut Bunda..oke..!! "Oke Ayah..." Seru kedua bocah kembar itu bersama. Setelah membayar di kasir, Ares pun menggandeng tangan Alifa, sedangkan Alif mengandeng tangan Danisa. Mereka pun meninggalkan pusat perbelanjaan tersebut. "Martin, menurutmu apa yang harus aku lakukan???" Tanya Akbar pada Martin tanpa menoleh ke arah sang asisten, sebab tatapannya tertuju pada keluarga kecil Ares dan Danisa yang berjalan beriringan meninggalkan Mall. "Hahhhhh..." terdengar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD