@TILOEF “Ayah?” ucap Gernal. Abyan membuka pintu kamar Jya. “Apa yang kamu lakukan di sini?!” tanya Abyan dengan suara keras menekan dan raut wajah marah serta tatapan mata yang tajam. “Saya tanya! Apa yang kamu lakukan di kamar Jeyana!?” tanya Abyan lagi dengan perasaan marah dan murka melihat seorang pria yang tidak seharusnya berada di dalam kamar Jya. “Saya dimintai Ibu untuk merawat Jya yang sakit,” jawab Gernal seadanya. “Tidak seharusnya kamu menuruti perkataan Sarah!” bentak Abyan. Abyan yang jarang marah kali ini memperlihatkan sisi kemarahannya yang tertanyata menyeramkan. Sedangkan Jya di luar masih duduk di sopa balkonnya sambil melepas tegang yang tadi ia alami. Ia mengintip saat mendengar suara orang lain dari dalam kamarnya apalagi suara itu seperti sedang membentak wa

